
Pulau Bedil Sumbawa: Surga Kecil di Tengah Laut yang Memikat Hati
May 20, 2025
Keindahan Taman Nasional Moyo Satonda Sumbawa: Permata Tersembunyi di Timur Indonesia
May 22, 2025Keajaiban Alam Diwu Mbai: Menyelami Keindahan Tersembunyi di Sumbawa
Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat mungkin belum sepopuler Bali atau Lombok dalam peta pariwisata Indonesia. Namun, pulau ini menyimpan begitu banyak keindahan alam yang luar biasa dan masih alami. Salah satu destinasi tersembunyi yang mulai menarik perhatian para pecinta alam adalah Air Terjun Diwu Mbai, sebuah air terjun eksotis yang berada di pedalaman hutan tropis dengan pesona yang luar biasa.
Lokasi dan Cara Menuju Diwu Mbai
Air Terjun Diwu Mbai terletak di Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Pulau Sumbawa. Dari pusat Kota Dompu, jaraknya hanya sekitar 5 kilometer, sehingga cukup mudah dijangkau. Perjalanan menuju lokasi bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau empat. Jalannya sudah cukup baik hingga ke area parkir yang menjadi titik awal trekking menuju air terjun.
Setelah tiba di lokasi parkir, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 300 meter melewati jalan setapak yang dikelilingi pepohonan rindang. Suara kicauan burung dan desiran angin membuat perjalanan singkat ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sebelum sampai di lokasi air terjun.
Asal Usul Nama “Diwu Mbai”
Nama Diwu Mbai berasal dari bahasa lokal Dompu. “Diwu” berarti kolam atau tempat air, sedangkan “Mbai” memiliki makna akar atau tempat berkumpulnya air. Nama ini mengacu pada kolam alami yang terbentuk di bawah air terjun, di mana air dari hulu mengalir dan mengisi cekungan besar yang jernih dan menyegarkan.
Bagi masyarakat sekitar, Diwu Mbai bukan hanya tempat wisata, tetapi juga memiliki nilai spiritual. Di masa lalu, tempat ini sering dijadikan lokasi peristirahatan oleh para petani setelah bekerja, bahkan dipercaya sebagai lokasi yang “dingin” dalam arti menenangkan pikiran dan jiwa.
Keindahan Alam yang Memukau
Begitu tiba di Diwu Mbai, pengunjung akan langsung disambut oleh suara derasnya air yang jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter ke kolam alami di bawahnya. Airnya sangat jernih dan segar, dikelilingi oleh bebatuan besar serta pepohonan tropis yang rimbun. Pemandangan ini memberikan kesan alami dan sejuk, sangat cocok untuk melepas penat dan stres dari aktivitas sehari-hari.
Keunikan dari Diwu Mbai adalah kolam air yang luas dan cukup dalam, menjadikannya tempat favorit untuk berenang atau berendam. Cahaya matahari yang menembus celah pepohonan menciptakan efek cahaya alami yang membuat air tampak berkilau kehijauan. Suasana yang tenang, jauh dari keramaian, membuat setiap pengunjung merasa seperti sedang berada di dunia lain yang damai dan murni.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Diwu Mbai
Mengunjungi Air Terjun Diwu Mbai bukan hanya soal menikmati pemandangan. Ada berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan di lokasi ini:
1. Berenang dan Berendam
Kolam alami di bawah air terjun cukup luas dan dalam, memungkinkan pengunjung untuk berenang dengan leluasa. Airnya sangat dingin dan menyegarkan, terutama setelah perjalanan panas di siang hari. Pastikan untuk tetap berhati-hati karena beberapa bagian kolam memiliki kedalaman bervariasi.
2. Trekking Ringan
Meskipun jaraknya dari parkiran tidak terlalu jauh, jalur menuju air terjun cukup menarik untuk aktivitas trekking ringan. Jalannya menyusuri hutan kecil yang hijau, di mana Anda bisa melihat berbagai tumbuhan dan satwa liar seperti burung dan serangga tropis.
3. Fotografi Alam
Dengan latar belakang air terjun, pepohonan rimbun, dan kolam hijau jernih, Diwu Mbai adalah tempat yang sangat fotogenik. Fotografer alam bisa memanfaatkan pencahayaan alami pagi dan sore hari untuk mendapatkan hasil maksimal.
4. Piknik dan Relaksasi
Banyak pengunjung datang ke Diwu Mbai hanya untuk bersantai. Bawa tikar, makanan ringan, dan nikmati suasana hutan yang damai sambil mendengarkan suara alam. Ini adalah tempat ideal untuk piknik keluarga atau waktu tenang bersama pasangan.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Waktu terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Diwu Mbai adalah pada musim kemarau, yaitu antara bulan Mei hingga Oktober. Saat musim ini, air tetap mengalir deras tetapi tidak terlalu tinggi, sehingga aman untuk berenang dan bermain air. Jalur trekking pun lebih kering dan nyaman dilewati.
Pada musim hujan (November–April), debit air bisa meningkat tajam dan jalur menjadi licin. Meskipun pemandangan lebih dramatis, pengunjung harus ekstra hati-hati karena risiko terpeleset atau banjir mendadak.
Fasilitas dan Aksesibilitas
Meskipun masih tergolong alami, Air Terjun Diwu Mbai sudah memiliki beberapa fasilitas dasar yang disediakan oleh pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Terdapat area parkir, tempat duduk sederhana, serta beberapa papan informasi tentang lokasi dan ekosistemnya.
Namun, tidak ada warung makan atau penginapan di sekitar air terjun. Sebaiknya, pengunjung membawa perbekalan sendiri dari Kota Dompu atau daerah sekitarnya. Untuk akomodasi, Anda bisa menginap di hotel atau homestay di pusat kota yang hanya berjarak sekitar 15 menit perjalanan.
Potensi Wisata Berkelanjutan
Air Terjun Diwu Mbai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Dengan keindahan alam yang masih utuh, lokasi yang relatif mudah dijangkau, dan dukungan dari masyarakat lokal, tempat ini bisa menjadi andalan wisata alam Dompu.
Pemerintah daerah dan komunitas setempat telah mulai melakukan pengelolaan dengan pendekatan ekowisata, yaitu mengembangkan wisata tanpa merusak lingkungan dan tetap melibatkan masyarakat sekitar sebagai pelaku utama. Harapannya, tempat ini bisa menjadi destinasi unggulan tanpa kehilangan nilai alaminya.
Etika dan Tips Berkunjung
Agar pengalaman berkunjung ke Diwu Mbai lebih menyenangkan dan tetap menjaga kelestarian alam, berikut beberapa tips dan etika yang sebaiknya diikuti:
-
Bawa kembali semua sampah Anda. Jangan tinggalkan apapun di alam.
-
Jangan membuat api unggun atau merusak vegetasi di sekitar lokasi.
-
Gunakan alas kaki yang aman dan nyaman untuk berjalan di medan basah.
-
Hindari menggunakan sabun atau bahan kimia di kolam air.
-
Hormati adat dan budaya lokal. Jika ada larangan atau himbauan, patuhi dengan bijak.
Perbandingan dengan Air Terjun Lain di Sumbawa
Sumbawa memiliki beberapa air terjun yang indah seperti Air Terjun Mata Jitu di Moyo dan Air Terjun Kalela. Namun, Diwu Mbai menawarkan keunikan dalam hal akses yang mudah dan suasana yang lebih tenang. Jika Mata Jitu populer di kalangan wisatawan luar negeri, dan Kalela menantang dari sisi jalur ekstrem, maka Diwu Mbai menjadi pilihan sempurna untuk relaksasi dan wisata keluarga.
Kolam yang lebar, air yang jernih, dan suasana hutan tropis menjadikannya paket lengkap untuk wisata alam yang sederhana tapi memukau.
Penutup: Surga Tersembunyi yang Harus Dijaga
Air Terjun Diwu Mbai bukan hanya sekadar destinasi wisata. Ia adalah perwujudan keindahan alam yang murni, tempat di mana manusia bisa kembali menyatu dengan alam tanpa gangguan. Dalam kesederhanaannya, Diwu Mbai menyimpan kekuatan penyembuh — untuk tubuh yang lelah, dan pikiran yang penat.
Namun, seiring bertambahnya pengunjung, tanggung jawab kita pun bertambah. Mari kunjungi dengan bijak, nikmati dengan hormat, dan tinggalkan hanya jejak kebaikan. Karena keindahan seperti ini hanya akan bertahan jika kita menjaganya bersama.




